Mencicipi Gudeg Makanan Khas Jogja

Gudeg merupakan makanan khas Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta. Gudeg pembuatannya menggunakan nangka muda yang dimasak dengan santan. Memang dibutuhkan waktu berjam jam untuk memasak gudeg. Warna coklat pada gudeg dihasilkan dari daun jati yang dimasak bersama dengan nangka muda.

Ada beberapa versi mengenai asal usul gudeg. Yang jelas adalah gudeg memang makanan khas dari Yogyakarta. Ada yang mengatakan bahwa gudeg berasal dari dalam keraton Yogyakarta. Anggapan bahwa gudeg berkembang dari dalam Keraton Yogyakarta sering didasarkan pada makanan kegemaran keluarga Kraton yakni gudeg manggar. Manggar adalah bakal buah atau putik bunga kelapa. Dibanding gudeg biasa yang terbuat dari nangka muda, gudeg manggar relatif lebih susah dijumpai dan pembuatnya pun hanya orang-orang tertentu.

Ada juga yang beranggapan bahwa gudeg berawal dari kata It’s good, Dek! Alkisah seorang bule yang menikahi wanita pribumi alias orang Jawa meminta untuk dibuatkan masakan nangka muda. Nah, ketika si bule itu merasakan rasa yang enak, dia bilang kepada istrinya, It’s good, Dek!. Nah pada saat itu untuk memudahkan menyebut masakan nangka muda dinamai lah gudeg. Good Dek.

Di Jogja dikenal ada 2 jenis gudeg, yaitu
Gudeg kering. Gudeg jenis ini disajikan dengan areh yang kental dan sambal krecek yang dimasak kering. Gudeg kering tahan beberapi hari, sehingga biasanya dijadikan oleh-oleh khas Jogja. Gudeg semacam ini dapat dijumpai di kedai terkenal seperti Gudeg Bu Tjitro, Gudeg Yu Djum, Gudeg Bu Lies, Gudeg Yu Narni dan Gudeg Bu Amad Barek..

Gudeg basah. Jenis gudeg ini disajikan dengan areh yang encer dan sambal krecek yang basah. Tidak tahan lama, sehingga hanya bisa dinikmati di Jogja saja, kalaupun untuk oleh-oleh hanya yang menempuh perjalanan singkat. Gudeg basah mudah dijumpai pada pagi hari sebagai sarapan.

Bahan-bahan membuat Gudeg:
1 Kilo Gram Nangka muda yang sudah di Cuci Bersih
1 Liter Air Kelapa Muda
1 Liter Santan Kelapa
300 Gram Gula Aren
5 Butir Telur Ayam Rebus hingga matang lalu kupas
5 Lembar Daun Salam
5 Cm Lengkuas

 Bumbu untuk Gudeg:
10 Siung Bawang Merah
5 Siung Bawang Putih
10 Butir Kemiri
1 Sendok Makan Garam
1 Sendok Teh Ketumbar
½ Sendok Teh Merica Bubuk.

 Cara memasak Gudeg:
Masak Nangka muda hingga matang lalu tiriskan
Siapkan panci yang sudah di masukan daun salam lengkuas dan gula aren
Masukan nangka muda, telur rebus
Haluskan bumbu dan campurkan dengan air kelapa untuk memasak gudeg
Masak nangka muda hingga matang selama 2 jam
Siapkan Gudeg dengan tambahan ayam serta sambal kerecek.

ingin tau lokasi gudeg terkenal ? klik disini
Gudeg a typical Indonesian food comes from Central Java and Yogyakarta. Gudeg making use of young jackfruit cooked in coconut milk. It takes many hours to cook warm. On warm brown color is produced from teak leaves are cooked together with young jackfruit.

 There are several versions of the origin gudeg. What is clear is warm indeed typical food of Yogyakarta. Some say that the warm comes from the palace of Yogyakarta. The assumption that gudeg evolved from the Sultan Palace is often based on food craze that is warm manggar Kraton family. Manggar is going to pieces or coconut flower buds. Compared to ordinary gudeg made of young jackfruit, warm manggar encountered relatively more difficult and the author was only certain people.

There is also a thought that the warm originated from the word It’s good, Decks! Once a foreigner who married native women alias Javanese commissioned his young jackfruit dishes. Well, when the Caucasians it felt good taste, he says to his wife: It’s good, deck !. Well at that point to make it easier to call young jackfruit dishes named was warm. Good deck.

In Yogyakarta is known there are two types of warm, ie
Gudeg dry. Gudeg this type served with sambal areh thick and cooked krecek dry. Beberapi resistant dry warm days, so it is usually used as souvenirs of Jogja. Gudeg this kind can be found in the famous tavern as Gudeg Bu Tjitro, Gudeg Yu Djum, Gudeg Bu Lies, Gudeg Yu Bu Narni and Gudeg Amad Barek ..

Warm wet. Type this warm areh served with sambal krecek watery and wet. Not durable, so it can only be enjoyed in Yogyakarta alone, if for souvenirs only a short commute. Warm wet easily found in the morning as breakfast.

The materials made Gudeg:
1 Kilo Gram Young jackfruit already in Wash Net
1 Liter Young Coconut Water
1 Liter Coconut Milk
300 Gram Sugar Sugar
5 Grain Chicken Egg Boil until cooked and peeled
Sheet 5 Daun Salam
5 Cm Lengkuas

 Seasoning for Gudeg
10 cloves Shallots
5 cloves Garlic
10 Item Pecan
1 tablespoon salt
1 tea spoon Coriander
½ teaspoon ground pepper.

 How to cook Gudeg:
Young jackfruit cook until done and drain
Prepare a pot that is already in the input bay leaf ginger and palm sugar
Put young jackfruit, boiled eggs
Puree the herbs and mix with coconut water for cooking gudeg
Cook until cooked young jackfruit for 2 hours
Prepare Gudeg with the addition of chicken and sambal kerecek.

One thought on “Mencicipi Gudeg Makanan Khas Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *